September 2008


my desk @ 10th floor

baru pindah sebentar udah berantakan lagi... maklum, yang punya emang agak berantakan hehe..

beginilah kondisi meja saya di lantai 10… as I mention before, our bureau were moving from 8 floor to 10 floor.

Di ruangan yang relatif baru ini, saya mendapat tempat yang lumayan strategis… strategis kalo misalnya mau tidur, gaming, browsing sesuatu or ngerjain kerjaan di luar kerjaan kantor bisa agak leluasa, coz posisinya memang mendukung n kebetulan agak mojok. posisi kompie tertutup cubical yang lumayan tinggi jadi kalo mau ngintip kerjaan harus mendekat ke depan meja.

namun demikian… ngga enaknya, posisi meja persis di bawah blower ac sentral, alhasil suhu udaranya sangat dingin… malah kalo lama2 berdiam diri di situ bisa langsung pusing n masuk angin…. tak jarang saya harus pake sarung tangan untuk bekerja agak lama di meja sendiri…

anyway, apapun yang terjadi saya harus mensyukuri posisi baru saya ini… semoga tempat ini membawa berkah bagi saya… Amiin.

saatnya berpisah dengan lantai 8.. ruangan yang penuh dengan kenangan. hampir 3 tahun saya menempati ruangan yang sebenernya agak mirip gudang ini, memeras keringat demi sesuap nasi untuk dibawa pulang ke rumah.. kini telah tiba saatnya saya dan rekan-rekan satu biro untuk mengungsi ke tempat yang telah ditentukan yaitu di lantai 10.

hanya gambar-gambar ini yang saya miliki untuk mengenang tempat saya bekerja dari mulai akhir oktober 2005 sampai dengan akhir september 2008

tumpukan-tumpukan berkas pekerjaan ini mungkin akan kembali terlihat di meja kerjaku yang baru. semoga tempat kerjaku yang baru akan jauh lebih bersih, lebih mewah dan lebih nyaman dibandingkan meja kerja ku yang ada di lantai 8 ini.

Makasih buat temen2 dan semua keluarga yang sudah memberikan ucapan selamat ultah dan juga tentu saja mendo’akan saya pada hari kelahiran saya yang jatuh pada tanggal 18 September kemarin baik langsung maupun yang melalui sms, Instan Messaging on YM dan juga yang nulis comment on friendster…

antara lain: seluruh Temen2 1 bagian,  Mba Yulia + keluarga di Margahayu Raya, Agita + keluarga di Sumedang, Wahyudin, Ronnie, Baim, Wira, Sondang, Teh Elly, Ratih, Niken + teman2 satu bagiannya, Parlan, Arya, David, Ugn, Chimow dan tentu saja my lovely wife mama Widya.

Saya sangat senang karena sampai hari ini di usia yang semakin menua ini, ternyata saya masih punya  banyak teman.

semoga saja saya bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi semuanya.

with regards,

“Papa Asep”